Zakat Penghasilan / Profesi

Zakat penghasilan atau yang dikenal juga sebagai zakat profesi, zakat penghasilan adalah bagian dari zakat mal yang wajib dikeluarkan atas harta yang berasal dari pendapatan / penghasilan rutin dari pekerjaan yang tidak melanggar syariah.

Hukum nishab zakat penghasilan yang diambil oleh LAZ RYDHa yaitu pengqiyasan pada zakat pertanian, dengan kadar nishab sebesar sekitar 653 kg gabah atau 524 kg beras. Kadar zakat penghasilan senilai 2,5%.

Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan, penghasilan yang dimaksud ialah setiap pendapatan seperti gaji, honorarium, upah, jasa, dan lain-lainnya yang diperoleh dengan cara halal, baik rutin seperti pejabat negara, pegawai, karyawan, maupun tidak rutin seperti dokter, pengacara, konsultan, dan sejenisnya, serta pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan bebas lainnya.

Dalam praktiknya, zakat penghasilan dapat ditunaikan setiap bulan dengan nilai nishab perbulannya adalah setara dengan harga beras yang dikonsumsi dikali dengan 524 kg dengan kadar 2,5%. Jadi apabila penghasilan setiap bulan telah melebihi nilai nishab bulanan, maka wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5% dari penghasilannya tersebut, namun jika belum sampai nishab maka si anjurkan untuk perbanyak sedekah.

Ada banyak jenis profesi dengan pembayaran rutin maupun tidak, dengan penghasilan sama dan tidak dalam setiap bulannya. Jika penghasilan dalam 1 bulan tidak mencapai nishab, maka hasil pendapatan selama 1 tahun dikumpulkan atau dihitung, kemudian zakat ditunaikan jika penghasilan bersihnya sudah cukup nishab.

 

Nishab Zakat Penghasilan653 kg gabah/ 524 kg beras
Kadar Zakat Penghasilan2,5%
Haul –

 

Cara menghitung Zakat Penghasilan:

Jumlah penghasilan dalam 1 bulan x 2,5% 

Contoh:

Jika harga beras yang dikonsumsi adalah sebesar Rp 10.000/kg, maka nishab zakat penghasilan dalam sebulan adalah Rp 5.240.000,-. dan dalam seathun 12 x 5.240.000 = 62.880.000. Penghasilan Bapak Fulan sebesar Rp 6.000.000/ bulan, atau Rp72.000.000,- dalam satu tahun. Artinya penghasilan Bapak Fulan sudah wajib zakat. Maka zakat Bapak Fulan adalah Rp 150.000,-/ bulan.

atau bisa melalui Kalkulator Zakat

Tunaikan zakat penghasilan sahabat bersama LAZ RYDHA dengan cara klik tombol dibawah.

(Sumber: Al Qur’an Surah Al Baqarah ayat 267, Peraturan Menteri Agama Nomor 52 Tahun 2014, Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2003, dan pendapat Shaikh Yusuf Qardawi).

RELATED ARTICLE

Zakat Pertanian

Zakat PertanianBanyak ayat menyebutkan bahwa hasil pertanian merupakan kebutuhan asasi bagi manusia. Bahkan sebagian ulama menyebut bahwa per ...

Zakat Perdagangan

Zakat perdagangan adalah zakat yang dikeluarkan dari harta niaga, sedangkan harta niaga adalah harta atau aset yang diperjualbelikan dengan m ...

Zakat Emas / Perak

Zakat emas, perak, atau logam mulia adalah zakat yang dikenakan atas emas, perak dan logam mulia lainnya yang telah mencapai nisab dan haul. Dalil mengen ...

Zakat Penghasilan / Profesi

Zakat penghasilan atau yang dikenal juga sebagai zakat profesi, zakat penghasilan adalah bagian dari zakat mal yang wajib dikeluarkan atas harta yang ber ...

Fidyah

Ibnu Hajar Al Haitami dalam kitab Tuhfatul Muhtaj menjelaskan fidyah diserahkan kepada fakir miskin. Selain golongan ini, tidak boleh menerima fidyah. Ji ...

Sedekah

Sedekah merupakan kata yang sangat familiar di kalangan umat Islam. Sedekah diambil dari kata bahasa Arab yaitu “shadaqah”, berasal dari kata sidq (sidiq ...

Infak

infak adalah harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum (Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tent ...

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *