inspirasi islam 9 qurban

Qurbanku untuk keluarga dan Orang tua

Niat berqurban untuk satu keluarga dibolehkan dalam Islam. Pahalanya pun sampai ke semua anggota keluarga bahkan yang sudah meninggal.

“Pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam seseorang (suami) menyembelih seekor kambing sebagai qurban bagi dirinya dan keluarganya.” (HR. Tirmidzi)

Tidak ada pengkhususan satu qurban untuk satu orang. Namun, hal itu boleh saja dilakukan.

Bagaimana kalau ingin berqurban untuk orang tua yang sudah meninggal? Ustadz Ali Nurdin, tim Laznas Syariah DT Peduli mengatakan tidak apa-apa berqurban satu hewan untuk orang tua.

“Kalau sebelumnya orang tua pernah niat untuk berqurban namun tidak kesampaian karena keburu meninggal, maka kewajiban anak adalah melaksanakan wasiat beliau. Beda lagi kalau anak ingin berqurban untuk orang tua tanpa ada pesan khusus sebelumnya, atau karena semata untuk melanjutkan kebaikan yang dilakukan selama hidupnya, hal itu tidak apa-apa. Anak mendapat pahala karena berbuat kebaikan. Orang tua pun mendapat pahala karena mendidik kebaikan kepada anak, kalau anaknya soleh,” terang Ustadz Ali.

Tanya Jawab :

  1. Apakah saya boleh Qurban untuk orang tua yang sudah meninggal mengingat uang takjiah/sholawatan almarhum Bapak saya masih ada? Almarhum Bapak saya baru meninggal 100 hari yang lalu
  2. Bolehkan saya berqurban untuk almarhum Bapak saya sedangkan saya belum diaqiqahkan oleh Bapak saya?
  3. Apakah 1 hewan qurban kambing hanya boleh untuk 1 orang saja atau bolehkah 1 hewan kambing untuk 3 orang/3 nama?

Jawaban :

  1. Gunakan uang yang halal, baik dari sedekah orang lain kepada ahlul bait, setelah disepakati di dalam keluarga siapa yang akan menjadi pemiliknya, maka dialah yang bertindak untuk berkurban menggunakan uang tersebut. Artinya, uang itu ditetapkan terlebih dahulu siapa yang akan dianggap sebagai pemilik di antara anggota keluarga. Bisa bapak sendiri, istri, atau anak-anak. Karena untuk berkurban harus jelas terlebih dahulu pemilik uang tersebut.
  2. Melakukan kurban untuk orang yang sudah meninggal dan atas namanya diperbolehkan oleh sebagian besar mazhab fikih di dalam Islam, dan antara aqiqah serta kurban ini tidak saling menghalangi.
  3. Pada dasarnya satu hewan kurban seumpama kambing, domba, hanya cukuup untuk menunaikan sunnat berkurban satu orang. Lain halnya jika yang melakukan kurban ini seorang kepala keluarga yang menanggung nafkah wajib untuk anggota keluarganya, maka ia dapat berkurban sekaligus menunaikan kesunnahan berkurban untuk semua anggota keluarganya yang masih hidup. Dan jika berkurban untuk almarhum, maka hanya bisa untuk satu nama almarhum saja.

Wallahu A’lam

Mari berikan hadiah terbaik untuk orang tua dan keluarga melali Qurban 

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on print
Print
Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *